Sabtu, 20 Juni 2015

The Breakfas Club (1985)

The Breakfas Club (1985)



Genre              : Comedy | Drama
Imdb Rating    : 7.9
Director           : John Hughes
Stars                : Emilio Estevez, Judd Nelson, Molly Ringwald

            5 murid dengan latar belakang yang sangat berbeda, dipertemukan karena harus menjalankan hukuman pada akhir pekan untuk tetap berada di sekolah dan menerima tugas-tugas dari sekolah. Dalam masa hukuman tersebut mereka mulai memahami satu persatu latar belakang yang masing masing mereka miliki. Ada yang kutu buku, sporty man, berandal, si aneh, dan si manja. Mereka pun menemukan kesamaan satu sama lain, yaitu mereka adalah pemberontak dari tuntutan yang keluarga dan lingkungan mereka berikan kepada mereka. Sekali pun memiliki alasan yang kuat, pemberontakan yang dilakukan mereka tetap tidak bisa ditolerir dan harus segera dihukum.
        Walaupun para pemberi hukuman, khususnya orang tua dan guru tetap tidak mau mengerti tentang diri mereka, tetapi mereka bisa untuk saling mengenal dan mengerti tentang diri mereka masing-masing. Mereka mengerti, perbedaan yang ada pada diri mereka masing-masing tetap mempunyai kesamaan. Kesamaan bahwa mereka manusia yang sama-sama harus dimengerti dan diperhatikan. Bukan hanya diperhatikan melalui tekanan dan tuntutan terus menerus, tetapi kasih sayang dan pengertian.
         Melalui kesamaan nasib yang mereka terima, mereka pun akhirnya mulai bisa saling menerima, dan mengabaikan dinding-dinding perbedaan diantara mereka, yang membuat mereka bisa berteman tanpa harus melihat perbedaan yang dimiliki oleh masing-masing.
        Dari kelima tokoh pelajar di dalam film ini, semua memiliki karakter yang kuat, yang juga mewakili karakter-karakter yang ada di semua sekolah didunia. Berandal, sporty man, si aneh, kutu buku, dan si manja, adalah karakter pelajar yang akan selalu ada di setiap sekolah. Semua pelajar yang telah memilih karakter apa yang akan mereka mainkan merupakan sebuah pilihan yang didasari oleh berbagai macam alasan dan latar belakang. Bisa jadi karakter mereka berbeda tetapi alasan dan latar belakang untuk mereka memilih karakter itu mungkin sama. Film ini ingin memberi tahu kita tentang bagaimana perbedaan dapat dipersatukan. Iya memang benar perbedaan tidak dapat disamakan, tetapi mereka dapat dipersatukan dan saling menguatkan. Itulah inti dari film ini yang dapat saya tangkap.
        Kelima bintang yang memerankan kelima tokoh tersebut sudah sangat sesuai dan mewakili karakter-karakter tersebut. Mereka sudah sangat bagus dalam memerankan tokoh masing masing. Penjiwaan yang mereka bangun dalam karakter sudah sangat berhasil. Drama mungkin yang mendominasi dari film ini, tetapi disela itu terdapat juga komedi-komedi yang walaupun tidak membuat saya terpingkal-pingkal, tetapi cukup untuk menambah keceriaan dalam menimati film ini. Kekonyolan-kekonyolan tokoh-tokoh yang berada didalamnya mungkin sedikit nora, tetapi cukup bisa membuat saya tersenyum. Tidak lupa ada asmara di dalamnya, yang mungkin memberi warna pada film ini sehingga dapat membangun sebuah atmosfir film yang lebih menarik untuk disaksikan.


"And these children that you spit on as they try to change their worlds; are immune to your consultations, they are quite aware of what they are going through." -David Bowie

New World (2013)

New World (2013)



Genre              : Action | Crime | Drama
Imdb Rating    : 7.6
Director           : Hoon-jung Park
Stars                : Jung-Jae Lee, Min-sik Choi, Jeong-min Hwang

            Kesatuan polisi Korea mempunyai misi rahasia yang disebut sebagai “New World”, yaitu misi untuk menghancurkan organisasi kriminal terbesar yang telah mempunyai kekuatan bisnis yang baik. Dan ketika ketua tertinggi dari organisasi itu tewas, rencana polisi tersebut hampir mendekati kenyataan. Polisi telah memasukan beberapa mata-matanya ke dalam struktur organisasi tersebut. Sudah sangat lama mata-mata polisi itu menjadi bagian dari organisasi Goldmoon. Salah satunya Ja-Seoung yang juga sudah memiliki ikatan yang kuat dengan salah satu petinggi Goldmoon, Jeong-Cheong. Jeong juga merupakan salah satu kandidat kuat untuk menduduki kursi presiden Goldmoon.
           Untuk melancarkan misi “New World”, pertama para polisi harus bisa mengadu domba para petinggi, dan memilih Ja-Seoung untuk bisa menjadi presiden Goldmoon. Misi adu domba antara para petinggi Goldmoon berjalan dengan sangat berhasil. Beberapa petinggi Goldmoon pun berhasil dibuat untuk saling bunuh. Dan Jeong-Cheong pun menjadi korban. Hal itu yang membuat Ja-Seoung sedikit bersedih. Terlebih kenyataannya Jeoung-Cheong telah mengetahui bahwa Ja-Seoung adalah seorang mata-mata, tetapi dia tetap mengganggap Ja-Seoung sebagai saudara.
           Melihat permainan licik para polisi, Ja-Seoung pun hilang kepercayaan terhadap polisi, dan beralih untuk melawan polisi. Setelah ia berhasil mendapati jabatan sebagai presiden Goldmoon, dia pun menyuruh anak buah nya untuk menghabisi polisi yang berperan dalam misi “New World”.
`           Film yang sangat menghibur dan luar biasa. Bisa dikatakan film ini adalah gabungan dari film “Godfather” dan “The Departed”. Itulah yang membuat jalan cerita dari film ini tampak sempurna. Adegan baku hantam antar geng sangat memuaskan sekali. Sangat epic. Saya sangat suka dengan jalan ceritanya. Pembangunan karakternya sangat kuat sekali. Masing masing tokoh mempunyai karakter yang kuat.

           Secara keseluruhan, film ini sangat bagus, dan sangat menghibur. Terutama bagi pecinta film ala-ala Gengster.

Confession of Murder (2012)

Confession of Murder (2012)



Genre              : Action | Mystery | Thriller
Imdb Rating    : 7.0
Director           : Byeong-gil Jeong
Stars                : Won-young Choi, Gwang Jang, Jae-yeong Jeong

            Sebuah kehebohan datang ketika di saat masa investigasi terhadap kasus pembunuhannya telah kadaluarsa, seorang pembunuh mengaku dengan  mengeluarkan sebuah buku tentang pengungkapan kasus pembunuhannya. Didukung dengan wajah yang tampan dan kasus yang sangat menghebohkan, Lee Du-sok dengan cepat mendapatkan kepopulerannya. Bahkan buku yang ia buat menjadi best seller sehingga menjadikan dia kaya raya dengan sangat cepat.
             Detektif Choi yang selama lebih dari 15 tahun menjalankan investigasi terhadap pembunuhan tersebut kembali tenggelam dalam nostalgia yang sangat perih baginya. dalam pengejaran terhadap pelaku pembunuhan itu, dia hanya mendapati sebuah luka robek pada mulutnya oleh pisau sang pelaku pembunuhan. Luka yang tidak mau ia hilangkan itu adalah pengingat baginya untuk tetap mengejar sang pelaku walau kasus terhadap pembunuhannya sudah ditutup.
       Tidak hanya detektif Choi yang masih menyimpan dendam terhadap kenangan pahit pembunuhan itu, tetapi keluarga korban pun masih sangat mendendam kepada sang pelaku. Mereka pun berniat untuk membunuh Lee untuk menebus nyawa dari keluarga mereka yang telah Lee bunuh. Tetapi upaya tersebut selalu digagalkan oleh detektif Choi. Detektif Choi tidak mau Lee terbunuh sebelum ia mengetahui dengan pasti bahwa Lee memang benar-benar seorang pembunuh tersebut.
Choi bukannya tidak ingin membunuh sang pembunuh tersebut, ia bahkan mempunyai dendam yang sangat besar kepada pembunuh itu. Tidak hanya dendam atas kegagalannya dalam menangkap sang pembunuh itu, tetapi juga dendam atas terbunuhnya kekasih yang ia cintai oleh pembunuh psikopat itu. Untuk itu dia tidak mau melampiaskan dendamnya kepada orang yang salah. Choi masih meragukan bahwa Lee adalah seorang pembunuh yang asli. Dia beranggapan bahwa Lee hanya orang licik yang mencari popularitas dan kekayaan dari kasus tersebut.
Akhirnya seorang yang lainnya muncul dan mengganggap bahwa dia adalah pembunuh yang asli. Dia mengungkapkan bukti yang kuat yang manyatakan bahwa dia adalah pembunuh yang sesungguhnya yang tidak diketahui oleh Lee. Melihat kekacauan atas anggapan saling mengklaim kasus pembunuhan itu. Mereka pun dipertemukan bersama didalam sebuah ruangan dan disiarkan oleh stasiun TV untuk memperdebatkan siapa yang pantas menyandang gelar ”The True Murder”.
Saat mereka berhasil dipersatukan, detektif Choi akhirnya mengungkapkan segalanya. Bahwa seorang Lee Du-sok bukan lah sang pembunuh tersebut. Ia hanya lah seorang anak dari korban pembunuhan berantai itu, dan bersama dengan Choi, ia merencanakan untuk memancing pembunuh yang aslinya keluar dengan membuat buku pengungkapan pembunuhan. Dan rencana tersebut berhasil, dan Choi pun berhasil pula untuk menuntut dendam yang terpendam lebih dari 15 tahun.

Menggagumkan, sangat tidak terprediksi bagaimana ending dari film ini. Film yang mind blowing. Walaupun agak sedikit kurang baik dalam menampilkan adegan action. Tetapi untuk alur cerita yang menyembunyikan mystery sudah sangat baik.